Perusahaan Honda Cars India Limited (HCIL) yang berada di Greater Noida mengalami permasalahan yang serius. Ini karena jatuhnya pasar industri otomotif yang berefek pada penjualan kendaraan. Dikutip lewat Time Drive, satu laporan perusahaan menjelaskan jika mereka sudah alami penurunan penjualan sebesar 50% dalam empat tahun paling akhir. Laporan ini dipandang seperti pemicu produsen asal Jepang Honda akan menghentikan pabrik sebagai tempat produksi beberapa produk Honda untuk pasar India.

Tetapi, faksi Honda menyanggah semua rumor yang tertuju pada gagasan untuk hentikan produksi di pabrik Greater Noida itu. Mereka malah menerangkan jika mereka sedang berusaha dalam melakukan perbaikan kondisi keuangan dengan memaksimalkan produksi, seperti kurangi kemampuan produksi sarana manufaktur di Greater Noida, Uttar Pradesh, serta Alwar. Awalnya, Honda Cars India coba tingkatkan penjualan dengan memberi potongan harga (potongan harga) besar sepanjang musim perayaan, tetapi usaha itu tidak berbuah manis. Cara itu dipandang tidak berhasil, customer malah tidak tertarik dengan penawaran yang sudah diberi.

Baca juga : Customer BMW Indonesia Cenderung Lirik Mode SAV Dibanding Sedan

Semuanya berawal pada bulan kemarin, dimana penjualan untuk Honda yang berada di India alami penurunan sebesar 37,24%, ini jadikan anak perusahaan itu tidak sedang baik-baik saja. Bila ini benar berlangsung maka jadi permasalahan yang besar, berarti bisa banyak pekerja yang akan kehilangan kerjaannya. Walau demikian, pasar otomotif India tidak tidak mudah menyerah. Mereka malah sudah siap untuk mengeluarkan mode paling baru bikinannya yaitu Honda City serta Honda Jazz yang akan mempunyai pilihan hibrida di tahun 2020 akan datang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *